Archive for May, 2008

Istikharoh Hati

Wednesday, May 14th, 2008

Istikharoh Hati (juzt fiction) Disudut pintu kamarnya yang terbuka, Nera duduk dilantai menatap langit gelap yang ditemani bintang-bintang. Indah, seindah hatinya yang kini ditumbuhi bunga-bunga cinta. Menatap bintang seolah ia menatap teman hatinya, Ruben. Seseorang yang ia sayangi dan sebut namanya kala jeda dalam hidupnya hadir. Seperti bintang, Ruben baginya amatlah jauh. Namun dengan sinarnya ia bisa merasakan Ruben itu ada untuknya. Ruben hadir untuk menemani sepi dan lelah langkahnya. Nera masih saja menatap jauh bintang-bintang itu. Ia tak ingin menghitungnya, ia hanya ingin menikmati sinar-sinar indah itu dalam hati dalam sunyi. Itulah yang selalu ia lakukan, bila Nera sedang jenuh, dan begitu rindunya. Hanya itu yang bisa ia lakukan. Karena baginya Ruben itu abstrak, tak bisa dimengerti, dan tidak pasti. Kadang malam ini tampak terang, esok hanya setitik kerlip. Begitulah. Tapi entah mengapa ia masih bisa merasakan hati Ruben untuknya. Meski kecil dan samar. Ia bertahan dalam kondisi itu. Bukan pertama atau kedua Nera selalu marah kepada Ruben karena ia merasa tak diperhatikan. Ia juga kerap menangis bila Ruben berhari-hari lamanya tak mengabarinya. Tapi Ruben selalu punya cara meredam hatinya. Dengan lembut dan ketenangan ia menjelaskan, bahwa saat ini ia tak halal untuk Nera. Maka ia tak bisa dulu melakuakan seperti yang Nera mau. Kalau sudah begitu Nera bisa maklum. Memang benar, agama yang ia yakini mengajarkan demikian, Islam. Hal itu membuat Nera malu dan semakin belajar ilmu agama. Itulah yang membuat ia yakin bahwa Rubenlah yang tepat. Ia sungguh mencintai Ruben bukan karena apa dan siapa Ruben, tapi karena ia mencintai cara Ruben menghidupkan Islam di dirinya. Ruben memberinya teladan dalam berbagai hal, meski tidak pernah ia ungkapkan secara verbal. Memang itulah yang ia tangkap dari teman-teman Ruben. Sebelum berani berkomitmen dengan Ruben, Nera banyak mencari tahu bagaimana keseharian Ruben. Dari semua yang ia tanyai hampir menjawab serupa, Ruben sangat taat beragama. Itulah yang membuat Nera bertahan, hanya itu. Meski begitu, ternyata adakalanya itu saja tak cukup bagi Nera. Nera ingin kepastian. Inilah yang menjadi masalah terbesar untuk Nera. Karena selama ini Ruben tak memberinya kepastian apapun. Dari kalimat atau sikap, Nera tak bisa memastikan Ruben itu sebenarnya bagaimana apa maunya. *** Datanglah Ano. Ano adalah pria yang hadir dihati Nera sebelum Ruben. Karena Ano agamanya tak sebaik Ruben, Nera lebih memilih Ruben. Manusia boleh memilih yang terbaik untuk dirinya kan? Terlebih memilih suami, harus benar-benar benar. Salah memilih bisa gawat. Bayangan kegagalan pernikahan orang di sekitar Nera berkelabat. Nera begitu takutnya salah memilih. “Ada 4 syarat memilih jodoh, karena kecantikan, kekayaan, keturunan dan agamnya. Kalau mau selamat pilihlah agama”. Itulah yang menjadi acuan Nera memilih. Ketika itu, Ano berada di Batam ketika Nera memutusnya dan memilih Ruben. Namun ketika Ano datang lagi di Surabaya dan masih menyukai Nera, Nera melihat Ano mulai berubah. “Aku ingin belajar agama” kata Ano sungguh-sungguh. Dan tak hanya itu, bahkan Ano nekat melamar Nera. Disaat Nera menanti Ruben, datanglah Ano yang memintanya menjadi pendamping hidupnya di hadapan keluarga Nera. Nera tak bisa menolak keberangkatan Ano, karena siapapun boleh saja asal orang baik dan menghormati Nera. Toh nanti akan dikembalikan lagi bagaimana hatinya ketika bermunjat pada Nya. Nera melihat Ano sudah menjadi pribadi yang lebih baik. Mungkin agamanya tak sekelas ustad. Tapi ia adalah orang yang mau belajar dan Nera bisa melihat kesungguhan itu dan menghargai usahanya. Dihadapannya kini ada seorang pria yang jelas akan segera memberinya kepastian ke langkah hidup yang banyak ditunggu wanita. Hidup mewah dengan kemapanan sudah tergambar didepan mata. Tak perlu capek kerja, bisa bisnis ini bisnis itu sebagaimana cita-cita Nera. Bisa cepat naik haji, kasih makan orang miskin, dan lainnya. Bahkan Ano juga bisa mendekatkan Nera pada keluarganya di Palembang dengan meminta pindah tugas perusahaannya. Singkatnya, Ano merupakan calon yang potensial Tapi Nera tak mencintainya. Mungkin iya dulu. Tapi itu semua sudah berlalu, berganti untuk Ruben, bintang hatinya. Maka Nera tak bisa memberikan keputusan begitu saja. Meski untuk Ano sekali lagi-adalah calon yang potensial. Muka Ruben merah. Tulang pipinya menegas menahan shock hatinya, ketika Nera menceritakan keberangkatan Ano menemui orangtua Nera. “Kamu menerimanya?” “Aku gak tahu” jawab Nera pelan. Ruben diam. “Ruben plis, aku gak tahu. Yang kuingin adalah kamu! Kamu Ruben. Tapi mengapa kamu tak melakukan itu duluan. Dua tahun kita berjalan dengan pertahanan hatiku yang naik turun dengan sikapmu, namun kamu tak jua memberiku kepastian. Maka, ketika ada yang menginginkanku, apa kamu akan bersikap sama? Diam? “ kata Nera dalam hati. Bibirnya kelu, ia tak bisa berkata lagi untuk mewakili hatinya. “September Tahun X Ra” kata Ruben sebelum hari, itu dua tahun lalu. Ah Ruben, sulitkah bagimu memberiku sebuah kepastian yang tak hanya di mulutmu saja. “Orang tuamu tahu Ben?” “Tidak” “Bahkan kamu berani menjanjikan aku bulan dan tahun sedang orang tuamu tak tahu apa-apa. Ruben? Aku harus bagaimana?” Pikir Nera sedih. *** Siang itu, sebelum Ano mengkhitbah Nera, Nera dan Ruben bertemu. Di sebuah mall yang sudah hampir bangkrut di kawasan Surabaya Utara. Nera menceritakan bagaimana sikapnya untuk sementara waktu sebelum ia memberikan keputusan. “Aku gak mau dihubungi dulu Ben. Gak dia gak kamu. Aku mau menenangkan hati dulu, siapa yang kupilih nanti” Dalam hati Nera, seandainya dari dulu kamu memberiku kepastian, kamu jujur dengan perasaanmu aku akan yakin bisa menolak Ano. Meskipun.. meskipun. Semua tak berarti bagi aku, kecuali kamu Ben. Ruben yang masih belum lulus juga, berstatus mahasiswa abadi. Ruben yang baru aja merintis karir. Semua dikesampingkan hanya untuk bisa bersanding dengan cinta indah yang dimiliki Nera untuk Ruben. “Ini buatmu” dengan sekuat hati Nera memberikan Ruben buku bercover kuning. “Masakan padang?” Ruben membacanya. “Itu buat istri kamu nanti” Ruben diam. Nera sudah menangis lagi. Buku itu adalah buku kumpulan resep masakan padang. Ia tahu betul Ruben gandrung dengan masakan padang. Maka ketika Nera pulang proyek dari Jogyakarta ke Surabaya ketika sampai di terminal Bungur bertemu penjual buku resep masakan, Nera langsung membelinya. Harga buku itu 5000 isi 3 buku. Awalnya buku itu buat temannya yang menitip buku masakan yang pernah Nera beli 1000/buku. Karena koleksinya hanya ada itu ya Nera beli saja. Ternyata ada judul resep masakan padang, Nera sangat antusias dan kebetulan sekali. “Besok-besok kalau menikah dengan Ruben, pasti Ruben sangat kaget aku punya buku ini” pikir Nera sambil membayangkan dia dan Ruben bisa satu rumah dan ia memasak untuk Ruben dan Ruben makan masakannya. Kalau tidak enak pasti dia akan ngetawain deh… Nera menyerahkan buku itu kepada Ruben dengan hati yang berkeping. Harusnya Nera tegas menolak Ano seandainya selama ini…seandainya Ruben bisa menunjukkan dan melakukan sesuatu yang bisa membuat Nera merasa dicintai dan diinginkan. Kamu boeh ragu Ben. Aku juga boleh kan menangis? Aku hanya menangis karena ragumu membuat aku menderita. Kamu yang membuat aku jatuh cinta, kamu jualah yang membuat aku terombang-ambing. Aku sedih karena aku bingung tak jua memilih dengan tegas. Aku sedih karena mengapa aku begitu lemahnya dengan perasaan ini. “Kalau aku jadi sama kamu, buku ini kembali?” tanya Ruben. “Iya” Sedetik.mata mereka beradu. Itu terakhir kalinya Nera bertemu dengan Ruben. *** Nera mengirimkan imel pada Ruben tentang kegundahan hatinya dan meminta Ruben untuk membalasnya. Beberapa hari, minggu, bulan, Nera sangat mengharap Ruben membalas imelnya. Ruben memang sudah menghilang rupanya. Iseng-iseng, Nera membuka friendster Ruben. Penasaran ia melihat profil perempuan yang paling banyak memberi komentar kepada Ruben. Nera pun menelusurinya, bagaimana Ruben membalas komentar perempuan, adek kelasnya itu. Nera membaca isi komentar itu dengan hati yang tak menentu, mengisyaratkan Ruben dekat dengan perempuan itu. Nera sangat ingat, “Tidak ada perempun manapun yang dekat sama aku kecuali kamu Ra” Lalu, mengapa ia bisa memberi komentar dengan kalimat seperti itu? Ingin sekali ia bertanya. Tapi kadung Nera berkata tak ingin dihubungi olehnya dulu. Nera masih nengharap Ruben. Setiap malam ia menatap bintang seperti yang sudah-sudah air matanya terus saja turun. Ruben takkan pernah tahu perasaannya. Ruben tak pernah sadar ada orang yang begitu mencintainya dan mengharap ia datang dengan membawa sebuah kepastian. *** Hati Nera sangat bimbang. Hatinya simpang siur untuk memilih antara Ano dan Ruben. Ano baik. Tapi Ruben yang ia cintai. “Jangan mikirin yang duniawi” “Gak boleh loh Cuma mikirin mapan, tampan…semua itu bisa berubah” “Suami tante juga gak alim-alim banget tapi dia baik banget sama keluarga bisa bimbing juga” Lalu, ketika ia menolak Ano, apa iya hati Ruben masih untuknya sedang ia sama sekali tak ingin membalas imel Nera atau kasus komentar di friendster perempuan itu? Lalu ketika ia memilih Ano, bisakah Nera melupakan bayang Ruben? Atau, bisa tidak ya Ruben memberinya penghidupan yang layak-sejahtera? “Bagaimanapun kamu harus memilih Ra” saran sahabatnya. “Yang penting harus konsekuen, tanggung jawab dan jangan noleh ke belakang” kata ibunya “Kami pasti akan mendukung keputusanmu selama itu terbaik untukmu”kata Kakaknya menguatkan. Air mata Nera kembali jatuh. Ah memilih saja mengapa begitu susah. Padahal, teman Nera banyak yang menjomblo, atau banyak juga yang terjebak dengan pilihan yang sebenarnya kurang “memadai’. Misalnya berbeda keyakinan, playboy dan sebagainya. Tapi ini? Keduanya baik. Hati Nera hampir saja memilih Ano, ketika sms teman Ruben masuk, “Ruben itu rela Tugas Akhirnya terbengkalai cuma mau nolongin kamu bikin gambar Tugas akhirmu. Udah kamu kembali aja sama dia” Kembali Nera bingung. Tidak ada angina tidak ada hujan, teman Ruben yang sedang di Aceh itu mengirimnya sms seperti itu. Terlebih Nera sebenarnya merasa tak pantas diperebutikan. Ia perempuan biasa saja. Banyak kekurangan sana sini. Ahhh…apakah mereka tahu. Apakah Ano akan bisa menerimanya? Apakah bila menolak Ano lalu Ruben bisa menerima kondisi Nera? Sedang Ruben tak bisa dihubungi lagi kini Nera begitu takut justru tidak mendapat salah satunya. Apa iya akan memilih orang baru lagi? *** Jam 02.00 Nera membuka pintu kamarnya, ia mendapati bintang yang masih bersinar terang. Untuk kesekian kalinya ia menangis mengingat hatinya untuk sang bintang. “Ini adalah air mata terakhirku untukmu. Aku harus kuat. Aku harus percaya Allah akan memberi jawaban untukku. Iya Ruben, aku tahu aku sangat mengharapkanmu..Aku tidak boleh begini terus, menghamba pada cinta. Karena sejatinya, cinta itu hanya untuk allah bukan pada manusia” Nera membasuh wajahnya dengan air wudlu. Ia mengawali sholat malamnya dengan rangkaian sholat taubat, tahujud kemudian istikharoh dan witir. Itu sering ia lakukan. Tapi ketika ia merasa hati masih saja gundah, ia perlu memperbaiki lagi. Ternyata, kesulitan memilihnya dan ketidaktentraman hatinya selama ini dikarenakan masih teracuni ego dan nafsu duniawi. Bahwa bila ingin segera dijawab dan ditenteramkan, maka hati tidak boleh cenderung dengan suatu pilihan. Hati harus ikhlas, maka Allah akan mempermudah pilihan yang terbaik untuk umatnya. “Aku yakin, Allah pasti akan memberikan yang terbaik untukku. Dan ya Allah bila Ruben memang jodohku, buatlah ketetapan hati ini menanti. Dan bila tidak. lapangkanlah hati ini untuk bisa ikhlas dan rida menerima jalan yang kau pilihkan” Nera sujud dengan hati yang bersih penuh kepasrahan. Ia sangat memohon Allah memberinya jawaban apakah ia menanti Ruben dengan segala tentang Ruben dan keperihan hati yang pernah ia rasakan agar berakhir indah. Atau melangkah dengan Ano dengan begitu riang dan ringannya. Allah tidak akan menelantarkan umatnya yang kesusahan, ia tahu itu. Semua, jawabannya ditunggu mulai malam ini. Berjanji takkan lagi bingung, dan tak boleh juga berkubang dalam tangisan. Setidaknya, esok sudah tak ada lagi air mata untuk bintang. “Kuserahkan pada istikharoh hatiku” doa Nera dalam tiap sujud.

AROMATHERAPY

Monday, May 5th, 2008

Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual Jual

Temans, ni aku ada jual produk CANTIK dan SEHAT Natural Aromatheraphy… Bagus bgt produknya, Surabaya punya…

Ini daftar harga dan deskripsi produknya:

Body Lotion Aromatherapy

Kandungan bahan-bahan alami didalamnya bermanfaat untuk menjaga kehalusan dan kelembaban kulit tubuh Anda serta menjadikan tubuh Anda harum sepanjang hari. Gunakan setelah mandi dan sebelum tidur.

Pilihan aromatherapy:

Green tea, milk, bengkoang,Copacabana, vanilla

Ukuran 100ml

Harga:

P. Jawa        : Rp. 30.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 33.000/pcs

Body Cream Scrubs & Body Cream Masker

Butiran Scrub yang lembut membantu mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan kulit tubuh Anda. Kandungan alami green tea atau milk memberi nutrisi yang dibutuhkan kulit Anda. Gunakan sebelum mandi. Untuk hasil maksimal, sesudahnya gunakan Body Cream Masker.

Pilihan aromatherapy:

Green tea, milk, strawberry

Ukuran:50 gr

Harga:

P. Jawa        : Rp. 18.500/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 20.350/pcs

Natural Soap Aromatic

Sabun dengan kandungan bahan-bahan alami tanpa detergent membuat ritual mandi Anda terasa berbeda. Dengan tambahan aromatheraphy memberi kesegaran baru bagi tubuh Anda.

Pilihan aromatherapy:

Green tea, jasmine, avocado, mango, apple, strawberry, lavender, chocolate, milk, coffee, extract sirih

Harga:

P. Jawa        : Rp. 30.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 33.000/pcs

Foot Cream & Foot Scrub

Kembalikan kehalusan kulit kaki Anda dengan menggunakan foot scrub. Butiran scrub lembutnya membantu mengangkat sel kulit mati & kulit kering, khususnya pada tumit yang pecah-pecah. Sedangkan foot cream membantu mempertahankan kehalusan kulit kaki serta melindungi dari bakteri dengan kandungan peppermint alami.

Ukuran:50 gr

Harga:

P. Jawa        : Rp. 17.500/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 19.250/pcs

Bath

Salt Aromatherapy

Garam mandi yang bermanfaat untuk menghilangkan rasa lelah pada tubuh serta kaki Anda. Juga berguna untuk menghilangkan bau tak sedap, dan mencegah infeksi kulit. Gunakan untuk berendam.

Pilihan:

Green tea, Sandalwood, peppermint, jasmine, lavender, musk

Harga:

P. Jawa        : Rp. 9.700/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 10.670/pcs

Massage Oil Aromatheraphy

Minyak pijat dengan kandungan aromatherapy essential membantu melepaskan lelah anda. Gunakan untuk memijat sebelum penggunaan body cream scrub. Bisa juga dugunakan untuk pijatan sehari-hari.

Pilihan aromatherapy:

Green tea, jasmine, lavender, sandalwood, musk, peppermint

Ukuran:100ml

Harga:

P. Jawa        : Rp. 30.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 33.000/pcs

Body Butter Aromatherapy

Body butter alami yang bermanfaat menjaga kulit tubuh anda dari kekeringan dan supaya tetap lembab. Sangat sesuai untuk kulit kering. Dapat digunakan sehari-hari setelah mandi pagi dan sebelum tidur.

Pilihan aromatherapy:

Green tea, milk, strawberry

Ukuran:50ml

Harga:

P. Jawa        : Rp. 23.500/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 25.850/pcs

Rempah Mandi

Rempah-rempah alami yang bermanfaat untuk mengharumkan tubuh Anda serta menghilangkan bau tak sedap. Nikmati sensasi keharuman ala putrid kraton. Rebus dulu sebelum digunakn untuk berendam

Harga:

P. Jawa        : Rp. 21.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 23.100/pcs

Ratus Keraton Traditional V-Spa

Rahasia kecantikan alami dari ritual kecantikan keratin. Bermanfaat untuk menjaga keharuman dan kebersihan organ kewanitaan. Menghilangkan bau tak sedap dan mengatasi keputihan. Gunakan setelah datang bulan.

Tiap paket terdiri dari: tungku, arang, ratus keratin

Harga paket:

P. Jawa        : Rp. 85.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 93.500/pcs

Tersedia:

Ratus Keraton refill: Rp. 25.000/p Jawa dan Rp. 27.500/luar P. Jawa

Ratus rebus: Rp. 24.500/P. Jawa  dan Rp. 26.950/luar P. JAwa

Essential Oil Aromatheraphy

Minyak essential dengan berbagai aromatheraphy yang dapat Anda gunakan sehari-hari sesuai kebutuhan. Gunakan burner untuk membakar dan tealight candle sebagai pembakarnya.

Pilihan aromatherapy:

Musk, frangypany, lavender, jasmine, Green Tea,sandalwood, rose, Copacabana, eucalyptus, orange, lemon, coffee, bergamot, rosemary, Peppermint

Harga:

Ukuran 4 ml : Rp. 7.500 (P. Jawa)/ Rp. 8.250 (Luar P. Jawa)

Ukuran 15 ml: Rp. 16.500 (P. Jawa)/ Rp. 18.150 (Luar P. Jawa)

Ukuran 32 ml: Rp. 30.000 (P. Jawa)/ Rp. 33.000 (Luar P. Jawa)

Tersedia: burner essential oil (tempat membakar essential oil)

Incense Cone Aromatheraphy

Aromatheraphy dalam bentuk kerucut dapat mengharumkan ruangan Anda. Pilihlah aromatheraphy yang sesuai keinginan Anda. Untuk emnggunakan cukup bakar ujungnya saja.

Pilihan Aromatheraphy:

Musk, Sandalwood, Jasmine, Frangypany, Lavender

Harga: 1 pack isi 10 cone

P. Jawa        :Rp. 19.500/pack

Luar P. Jawa : Rp. 21.450/pack

Tersedia: holder cone (tempat membakar incense stick)

Incense Stick Aromatheraphy

Aromatheraphy dalam bentuk stick. Cukup bakar ujungnya dan kearuman minyak essentialnya akan segera memenuhi ruangan Anda. Pilihlah aroma sesuai keinginan Anda.

Pilihan Aromatheraphy:

Musk, Sandalwood, Jasmine, Frangypany, Lavender

Harga: 1 pack isi 20 stick

P. Jawa        :Rp. 85.000/paket

Luar P. Jawa : Rp. 93.500/paket

Tersedia: Holder stick (tempat membakar incense stick)

Potpouri (Home Fragrance)

Bunga-bunga kering pilihan yang diolah secara khusus sehingga menghasilkan aroma yang memberi efek therapy

Harga:

P. Jawa        :Rp. 42.000/pcs

Luar P. Jawa : Rp. 46.200/pcs

Info lengkapnya: www.ayobelanja.multiply.com

Kapan menikah?

Monday, May 5th, 2008

Di tempat kerjaan, pertanyaan itu keluar…

Di FS, pertanyaan itu lagi…

Jawabanku:

"Akan disegerakan bila waktunya ‘TEPAT’ dan ‘MANTAP’ memilih. amin. Doanya Saja…"

Terimakasih:)